Anak muda harus manfaatkan pertanian di era modern

Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian (Mentan), menyampaikan kuliah umum pada Jumat (21/2) di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, Sumatera Utara dengan tema pertanian maju, mandiri, dan modern. Syahrul menekankan pentingnya optimalisasi sektor pertanian modern melalui pemanfaatan fasilitas yang canggih dan sumber daya manusia yang unggul pada kesempatan kali ini.

“Di era modern, menanam tidak membutuhkan cangkul, melainkan robot yang sudah ada dan dilengkapi program IT yang terkendali,” jelasnya. Syahrul mengatakan ada tiga faktor yang harus diperhatikan dalam hal ini. Tujuan pertama adalah memperkuat agenda intelektual melalui manajemen kehidupan dan perilaku etis.

“Perilaku itu penting untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Sehingga tidak akan ada lulusan Polbangtan Medan yang berhasil di masa depan, ” tandasnya.

Kedua, lanjutnya, generasi muda harus menguasai pertanian modern dengan memanfaatkan teknologi dan sistem mekanisasi yang sesuai dengan koridor modern. Sistem ini sangat penting, terlebih lagi di era revolusi industri keempat, ketika semua perangkat yang ada menggabungkan kecerdasan buatan.

Sebut saja peluncuran AWR (Ruang Perang Pertanian) yang bertugas memantau kemajuan pembangunan pertanian nasional, serta mengecek dan memantau cuaca di masing-masing daerah, jelasnya.

Terakhir, kata Syahrul, penerapan teknologi yang tepat dan tepat membutuhkan ilmu dan kecerdasan. Alasannya adalah karena pertanian telah menjanjikan kehidupan yang sejahtera.

“Niscaya Anda akan lebih kaya dari pada rata-rata anak di negeri ini, karena Anda adalah roda penggerak roda perekonomian yang vital. Anggaplah diri Anda beruntung berada di Polbangtan,” pungkasnya.

Tags