oleh

Anggota Koramil 08/LA Giat Pendampingan Pelarangan Pesta Pernikahan

BEKASI – Anggota Koramil 08/LA (Lemahabang) Pelda Slamet dan Serda Margono selaku Babinsa Desa Sukaresmi melaksanakan pendampingan kegiatan himbauan tentang pelarangan melaksanakan hiburan, pesta perayaan dan mengundang kerumunan massa.

Giat kunjungan tersebut di kediaman H.Ibrahim yang bertempat di Kp. Leuweung malang RT. 03/RW. 01 Desa Sukaresmi Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut dalam rangka mencegah dan mengendalikan penyebaran covid-19 di wilayah Koramil 08/Lemahabang. Dalam giat tersebut, personil gabungan TNI-POLRI menghimbau masyarakat agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dan melaksanakan 3M.

Oleh karena itu TNI-Polri dan pemerintah Kabupaten Bekasi melarang pertemuan yang melibatkan konsentrasi massa seperti, hajatan pernikahan yang memicu berkumpulnya masyarakat di suatu tempat. Dalam kesempatan tersebut Wakapolsek Cikarang Selatan AKP Wito. SH memaparkan.

“Seperti kita ketahui, hingga saat ini wabah virus corona masih belum bisa dimusnahkan. Oleh karena itu pihaknya meminta masyarakat untuk benar-benar mematuhi himbauan dari pemerintah tentang pencegahan penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

AKP Wito melanjutkan aktifitas di tengah pandemi Covid-19 ini, sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh, dan menjaga stabilitas wilayah. Ditempat yang sama Pelda Slamet memaparkan kegiatan tersebut.

” Dalam kunjungan kali ini kami TNI-POLRI memberikan himbauan secara humanis dan persuasif kepada H.Ibrahim untuk tidak melakukan hajatan atau pesta pernikahan dan mengadakan hiburan, guna pencegahan penyebaran Covid 19,” terangnnya.

H.Ibrahim selaku warga masyarakat menerima himbauan dengan ikhlas dan tidak melaksanakan kegiatan hajatan dan menunda sampai situasi memungkinkan. Untuk tenda yang sudah terpasang di bongkar kembali. Acara pernikahan tetap di lakukan dengan menggunakan protokol kesehatan Covid 19.

“Acara resepsi pernikahan ada pembatasan, jumlah yang hadir seminim mungkin. Hanya pihak keluarga inti yang hadir. kurang lebih sekitar 15 orang,” tutup Serda Margono.

Penulis : Saeful Bahri

Komentar

Berita Terkait