Bahas masalah pangan dpr ri panggil kementerian bumn dan bulog

Sidang Pimpinan DPR DPR BUMN Akan Bertemu Bahas Soal Pasokan.

Hari ini, Komisi IV DPR RI memanggil direksi utama BUMN dalam rapat dengar pendapat (RDP). Mereka dipanggil untuk membahas masalah ketersediaan dan pengadaan pangan strategis.

PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI, PT Berdikari (Persero), PT Sang Hyang Seri (Persero), PT Pertani (Persero), PT Garam (Persero), PT Perikanan Nusantara (Persero), PT Perikanan Nusantara (Persero), dan Perum Perikanan Indonesia adalah BUMN

G Budisatrio Djiwandono, Wakil Ketua Komisi IV, membuka dan memimpin rapat ini. Pertemuan dimulai sekitar pukul 10.30 WIB.

“Membahas penyediaan dan pengadaan pangan strategis sesuai dengan tanggung jawab dan pokok permasalahannya, serta isu-isu terkait lainnya,” ucapnya, seperti dikutip dari Youtube Komisi IV DPR, Rabu (19/5/2021).

Ia menjelaskan, persoalan utama yang dihadapi BUMN saat ini adalah tata kelola atau tata kelola. Menurutnya, BUMN dituntut profesional, seperti halnya swasta.

Apalagi, kata dia, BUMN dirugikan karena regulasi yang tumpang tindih.

“Salah satunya adalah kebijakan dan regulasi yang tumpang tindih, sehingga mengakibatkan tidak adanya keselarasan antara kementerian dan antara pemerintah dengan BUMN, yang berdampak pada peran operator dalam memproduksi dan mendistribusikan infrastruktur serta komoditas pertanian dan perikanan laut,” dia menjelaskan.