oleh

Bang Obing: Keputusan DPRD Bekasi Ini Merupakan Sebuah Pembelajaran

-Bekasi-167 views

WARTA BEKASI – Polemik Pemilihan Wakil Bupati Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022 yang hanya menunggu pelantikan harus diperpanjang. Hal itu dikarenakan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi mencabut kembali surat kesepakatan di Kemendagri beberapa waktu lalu.

Akibat carut marut itu, Tokoh Masyarakat Kabupaten Bekasi, Obing Fachrudin atau yang akrab disapa Bang Obing merasa kecewa atas keputusan yang diambil Ketua DPRD dengan menarik surat yang telah ditandatanganinya.

“Untuk memimpin lembaga yang terhormat DPRD Kabupaten Bekasi, disaat itu pula dia mengkhianati amanat rakyat yang begitu besar. Seharusnya Ketua DPRD bijak menanggapi hal itu sehingga tidak terjadi pelemik seperti ini,” ungkap Obing, Senin (03/08/20).

Bang Obing menyangkan, harusnya DPRD bertanya juga ke sepuh-sepuh, jangan sampai keliru dalam mengambil keputusan, sebab hal itu sudah menjadi keputusan politik, jangan sampai masyarakat menebak dan menduga keputusan politik kalah dengan coretan tinta hitam. Ia berpendapat akibat yang dilakukan Ketua DPRD jelas merupakan keputusan yang fatal.

Baca Juga:

HMI Cabang Bekasi Soroti Carut Marut Pilwabup Bekasi

Ralat Tanda Tangan Berita Acara Pilwabup, Ketua DPRD Kab. Bekasi Diminta Mundur

“Ya saya melihat ini sudah kesalahan fatal, karena ini kan keputusan politik masa harus dikalahkan dengan oret oretan tinta dia. Kalaupun kalah juga kalahnya di pengadilan jangan sampai kau yang memulai kau yang mengakhiri,” ujarnya.

Kejadian ini merupakan pembelajaran bagi semua pihak, sambungnya, di kepemimpinan DPRD Kabupaten Bekasi mendatang, jangan sampai terjadi lagi kejadian seperti ini.

“Saya sangat prihatin dengan adinda Aria Dwi Nugraha mudah-mudahan kedepan dia lebih teliti lagi dalam mengambil sebuah keputusan, karena keputusan politikkan sudah final, kalau klarifikasi dia bertahan aja, kecuali pengadilan yang menyatakan salah jadi dia udah nyerah dah,” tandasnya.

 

Penulis: Taofik

Komentar

Berita Terkait