oleh

Bencana Alam Banjir Dan Longsor Terjadi di Tasikmalaya

TASIKMALAYA – Nuraedin selaku Kepala Pelaksana Badan BPBD Kabupaten Tasikmalaya, mengatakankan, bencana alam yang terjadi di akhir pekan kemarin mencapai tujuh titik.

Ke-tujuh bencana alam tersebut terdiri dari bencana banjir di dua tempat, tanah longsor di benerapa tempat serta jembatan ambruk. Semua bencana alam itu telah ditangani BPBD dibantu TNI, Polri, Muspika, relawan dan masyarakat.

“Bencana muncul setelah hujan deras berlangsung sejak Kamis (18/6) sore hingga malam hari. Memasuki Jumat (19/6) dini hari ke-tujuh bencana tersebut hampir serentak terjadi,” ujar Nuraedin, Minggu (21/6/2020).

Bencana tanah longsor terjadi di lokasi Kecamatan Cigalontang, Gunungtanjung, Cibalong-Sukaraja, Puspahiang-Parungponteng. “Paling menonjol di Gunungtanjung karena ada seorang nenek bernama Jenab (85) meninggal tertimpa reruntuhan,” kata Nuraedidin.

Di Kecamatan Cikatomas, sebuah jembatan yang membentang 38 meter di atas Sungai Cimedang ambruk akibat tak kuat menahan arus deras.

“Sedangkan bencana banjir terjadi di Kecamatan Sukaresik dan Karangnunggal. Yang paling menonjol di Sukaresik. Sekitar 500 rumah serta sawah puluhan hektar terendam,” ujar Nuraedidin.

Bencana yang masih belum bisa dipulihkan, tambah Nuraedidin, diantaranya banjir di Sukaresik serta jembatan ambruk di Cikatomas.

Komentar

Berita Terkait