oleh

Dinsos, Pemcam Sukatani, IPSM dan TKSK Bantu Korban Banjir Bekasi

WARTA BEKASI – Dinas Sosial Kabupaten Bekasi bersama dengan Pemerintahan Kecamatan Sukatani, IPSM dan TKSK membagikan nasi bungkus kepada masyarakat yang terkena dampak banjir di beberapa kampung, Kamis (27/02/20).

Bang Bendot yang ditunjuk sebagai koordinator aksi kemanusiaan itu menyatakan mohon maaf karena belum bisa memberikan bantuan secara optimal.

“Kami mohon maaf sebelumya karena belum bisa memberikan lebih untuk masyarakat korban banjir yang ada di wilayah Kecamatan Sukatani,” ucapnya,

Dengan dana yang tidak begitu besar, namun pihaknya tetap berusaha untuk dapat berbagi kepada masyarakat yang sedang terkena bencana alam ini, sambungnya, bukan persoalan besar dan kecil pemberian yang mereka bisa berikan kepada masyarakat, tetapi ini adalah sebuah kewajiban kami sebagai pemerintah yang sudah menjadi tanggung jawab kami yang pemegang amanah.

Menurut keterangan Suwito JP selaku Ketua Forum Paguyuban Warga Citra Permata Mas, Kecamatan Sukatani yang mewakili warga Perumahan Citra Pertama Mas menyatakan terima kasih kami dan sangat bangga dengan yang dilakukan oleh Jajajaran Pemerintahan Sukatani ini.

“Warga kami memang sudah mengalami kebanjiran sekitar 2 Minggu, baru kali ini ada yang peduli kepada kami, sejujurnya kami ingin meminta bantuan secara program, program yang kami mau adalah pemerintah tingkat kecamatan dan juga desa mau turun tangan untuk membenahi drainase pembuangan air kami. Karena posisi pembuangan air adalah kali mati dan posisi kali nya pun ada di atas dataran rumah warga yang setiap hari harus di kompa dengan 4 sampai 6 mesin disel,” ucapnya.

Suwito menerangkan bahwa dengan melihat tanggul yang limpas ke perumahan membuat debit air tak kunjung surut, kemudian pihaknya menanyakan kepada perwakilan developer. Pihak developer memberikan jawaban bahwa sedang di buatkan embung air dan sedang melakukan beberapa pembebasan tanah.

Mendengar jawaban dari pihak depeloper, Suwito merasa kecewa, pasalya hal itu sudah sering dia dengar, namun tidak direalisasi, “Lalu kapan di selesaikan proyek tersebut?” ungkapnya , Sampai saat ini belum ada jawaban.

Suwito menandaskan bahwa tentu tidak merubah konsep dengan penyedotan air melalui diesel dan harus berapa dana lagi akan di keluarkan untuk menyedot air ini, sedangkan malam ini saja penyedotan berhenti beroperasi.

Sebelumnya, pada Hari Sabtu pihaknya selaku Ketua Forum runding kepada warga membeberkan agar semestinya di buang air ke kali utama yang berada di depan perumahan dengan membuat tanggul buka tutup. Atau gorong-gorong di bawah tanah untuk pembuangan. Ya itulah harapan warga saya hanya menyampaikan.

“Namun Alhamdulillah, saya bertanya kepada pihak kecamatan yang membagikan nasi bungkus, Insya-Allah akan segera di buat embung air di Kampung Gandu. Ya semoga menjadi solusi. Karena sebelum ada bencana banjir kami sudah banjir sejak 2 Minggu kemarin dari di atas mata kaki sampai sedengkul orang dewasa,” ucapnya.

Meski demikian, Pemerintah Kecamatan Sukatani peduli dan perduli kepada masyarakatnya merealisasikan kinerja mereka dengan baik tentunya. Dan diharapkan pemerintah Sukatani terus bersinergi kepada masyarakat agar program pemerintah dapat berjalan dengan baik serta dukungan warga yang siap bekerjasama. TIm

Komentar

Berita Terkait