oleh

Dugaan Pungli BLT, Pjs Kades Pasirmuncang Klarifikasi Tidak Ada Intruksi Pemdes

Pjs Kades Pasirmuncang

WARTA SUBANG – Terkait dengan pemberitaan Warta Kami sebelumnya dengan judul “Dugaan Pungli BLT Kemensos, Pjs Kades Pasirmuncang, Cikaum Bungkam”. Pjs Kades Pasirmuncang A. Ruswanta, S.I.P., M.Si. memberikan klarifikasinya. Dikatakan Ruswanta bahwa dugaan pungli itu bukan intruksi dari Pemerintah Desa Pasirmuncang.

“Pihak desa tidak pernah mengintruksikan, bahkan saya menegaskan bantuan yang double pun tidak boleh dapet, jadi PKH dapet tidak boleh menerima bantuan BLT DD. PKH dapet tidak boleh menerima bantuan Bansos dari Gubernur,” ucapnya kepada Warta Kami, di Lumbung Paguyuban Cikaum, Cikaum Barat, Sabtu (16/05/20).

Baca Juga: Berita-berita Purwakarta Terkini

Terkait dengan pemberitaan sebelumnya, Ruswanta mengatakan untuk konfirmasi langsung seperti yang disebutkan oleh sumber berita.

“Ini tinggal klarifikasi kepada yang bersangkutan, disitu ada atas nama Wakil kemudian Ade yang melaporkan tinggal tanya orang itu benar tidak,” sambungnya.

Pada saat klarifikasi yang terkesan persekusi, hadir “Wakil” seperti yang telah dimuat pada pemberitaan sebelumnya, “Wakil” mengatakan bahwa tidak ada patokan harus Rp20.000.- melainkan tidak ada unsur paksaan.

Baca Juga: Berita-berita Karawang Terkini

Sementara itu, menurut Ade, bukan soal uang Rp20.000.-, yakni memintanya dengan cara yang tidak sopan.

“Waktu itu ada saya di depan rumah, saat ditanya “R” malah menjawab tidak ada urusan, kemudian “R” langsung masuk ke dalam rumah, dimana di dalam rumah ada istri saya. Setelah “R” pulang, dia baru mengetahui bahwa istrinya dimintai uang sukarela karena mendapatkan BLT Kemensos,” ucapnya.

Baca: Berita-berita Jabar Terkini

Hingga berita ini dibuat, belum diketahui jumlah KPM yang telah memberikan uang sukarela BLT Kemensos.- itu kepada “R”. Tercatat, Desa Pasirmuncang mendapatkan BLT Kemensos sebanyak 718 KPM.

Liputan: Sukandi

Berita Sebelumnya…
Dugaan Pungli BLT Kemensos, Pjs Kades Pasirmuncang, Cikaum Bungkam 

Komentar

Berita Terkait