Perjuangan Samsung Gusur, Vivo & Oppo dominasi Pasar Seluler Indonesia

Vivo dan Oppo, dua pabrikan smartphone asal China, menjadi pemimpin pasar di Indonesia. Samsung, pabrikan asal Korea Selatan, kini menempati urutan kelima di Indonesia sebagai hasil akuisisi tersebut.

Menurut data Canalys kuartal IV 2012, Vivo mendominasi pengiriman ponsel pintar di Indonesia. Pangsa pasar Vivo mencapai 25%, sedangkan Oppo menempati posisi kedua dengan pangsa pasar 24%.

Alhasil, Indonesia menjadi pasar yang sangat kompetitif bagi Vivo dan Oppo. Sementara itu, Samsung dari Korea Selatan telah berjuang untuk mengimbangi dua ponsel China tersebut.

Xiaomi berada di posisi kedua dengan pangsa pasar 15%, diikuti oleh Realme dengan 15% dan Samsung dengan 14%. Perkembangan menarik lainnya adalah Realme telah merebut kembali tempat keempat dari Samsung.

 Pasar Smartphone RI kuartal IV-2020
 Pasar Smartphone RI kuartal IV-2020

Pengiriman smartphone Samsung di Indonesia turun 45 persen pada kuartal keempat tahun 2020, jatuh ke posisi kelima. Memang, pada kuartal ketiga tahun 2020, pangsa pasar telah meningkat menjadi 15% dan perusahaan berada di posisi keempat, meskipun terjadi penurunan pertumbuhan pengiriman smartphone sebesar 34%.

“Kami yakin produk dan strategi pemasaran Realme tampil mengagumkan selama masa percobaan ini,” Paslon Yi, Direktur Pemasaran Realme Indonesia, dalam keterangan resminya, MI / 2/2021).

Sementara itu, Vivo mempertahankan pangsa pasar terbesar di Asia Tenggara, menyumbang 21% dari pengiriman smartphone, meskipun terjadi penurunan 2% dalam pengiriman smartphone. Oppo berada di posisi kedua dengan pangsa pasar 21% dan penurunan 17%.

Samsung, produsen ponsel Korea Selatan, turun ke posisi ketiga dengan pangsa pasar 15% dan penurunan pengiriman smartphone 36%. Realme dan Xiaomi berada di urutan keempat dengan masing-masing 13% dan 12% dari pasar. Bisnis kedua terus tumbuh sepanjang tahun 2020, dengan Realme mencatatkan peningkatan 37% dan Xiaomi mencatat peningkatan 4%.