oleh

Pencairan BLT Dimungkinkan Bersamaan Dengan Banprov

WARTAKAMI – SUBANG
Lamanya Pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) disinyalir karena pihak desa masih menunggu pencairan dari Bantuan Provinsi. Dari penjelasan beberapa desa di Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang, Jawa Barat, kemungkinan BLT akan disalurkan bersamaan atau berdekatan dengan bantuan provinsi.

Disampaikan oleh Kepala Desa Mekarsari Ade Asmawinata, S.T bahwa tidak ada kendala dalam lambatnya pencairan BLT, meski demikian, pihaknya masih menunggu informasi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemdes).

“Kendalanya tidak tau, itu mah urusan teknis diatas, kita mah tidak merasa ada kendala, masih menunggu dari Dispemdes,” ucapnya.

Ade menambahkan bahwa tidak ada bantuan langsung untuk masyarakat di desanya, “Belum ada sampai saat ini, APD kita ga pernah nerima alat APD. Desa fokus proses pencegahan penularan Covid-19 aja,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Gandasari Karta melalui KAUR Desa mengaku menunggu bantuan provinsi, hal itu dimaksudkan untuk menghindari kecemburuan sosial, pasalnya jika BLT turun terlebih dahulu, maka penerima bantuan provinsi kemungkinan akan mengadu, sebab penerima BLT adalah warga terdampak Covid-19 yang tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah dalam Pandemi Corona ini.

“Dalam padat karya tunai, Desa Gandasari melakukan normalisasi. Selain itu, dalam pencairan BLT jangan sampai ada kesenjangan sosial, kok dia udah mendapatan bantuan, kok saya belum. Jangan sampai tumpang tindih dengan bantuan dari gubernur,” ucapnya.

Sementara itu, menurut keterangan Kepala Desa Cikaum Barat Iswandi melalui Sekretaris Desa Edwar Maulana menerangkan pihaknya sedang menunggu keputusan dari Dispemdes dan provinsi, Edwar mengisyaratan bahwa pencairannya akan dilakukan serentak.

“Untuk sementara waktu, kita masih menunggu keputusan Dispemdes dan provinsi, wacananya untuk bantuan BLT ini bareng.,” ucap Edwar kepada Wartaami di kantornya, Senin (27/04/20).

Liputan: Sukandi

Komentar

Berita Terkait