oleh

Per 12 Mei, 114.000 KPM di Subang Akan Terima BLT Kemensos, Data Masih Bergerak

Subang Akan Terima BLT Kemensos

WARTA SUBANG – Pertanggal 12 Mei 2020, Sebanyak 114.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Subang akan menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Kantor Pos Subang mencatat, data ini masih bergerak dan menunggu keputusan dari pusat.

“Sampai hari ini (12/05/20.red) akan ada 114.000 KPM menerima BLT dari Kemensos, data ini akan terus bergerak,” ucap Koordinator BLT Kantor Pos Subang Agus kepada Warta Kami, Selasa (12/05/20).

Agus menjelaskan ada penambahan KPM dari sebelumnya 113.000.- menjadi 114.000 KPM. Pendistribusian bantuan tengah dilakukan secara bertahap di Kantor Pos Cabang (KPC) di seluruh Kabupaten Subang.

“Sebelumnya kita telah melakukan penjadwalan, dalam sistem pembayarannya kita selalu koordinasikan dengan pihak kelurahan dan pihak kecamatan, sebetulnya itu teknis di lapangan,” ucapnya.

Untuk verifikasi dan validasi, Agus menjelaskan hanya membutuhkan waktu 2 menit selama persyartannya komplit, pihaknya memastikan distribusi bantuan akan tepat sasaran.

Agus mengharapkan agar masyarakat mematuhi himbauan metoda pendistibusian yang dibangun pihak kelurahan atau desa, seperti mematuhi jadwal yang telah ditentukan.

“Yang terjadi penumpukan itu karena warga yang antusias pengen dapet bantuan, yang belum jadwalnya sudah pada datang, kita sudah menghimbau ke warga dan kita juga meminta bantuan kepada aparat desa-nya tolonglah yang belum jadwalnya jangan datang dulu, akan tetapi ya begitulah,” sambungnya.

Dalam upaya pendistribusian bantuan, pihaknya menegaskan telah mengikuti aturan protokol kesehatan, seperti halnya social distancing dan hand sanitizer. Upaya yang dilakukan adalah dengan menyiapkan meja untuk cuci tangan dan selalu menghimbau ke warga untuk cuci tangan dulu.

“Adanya masyarakat yang datang tidak sesuai jadwal, hal itu yang kada membuat kerumunan, kita sudah lakukan social distancing, kursi juga udah ada jarak nya, agar masyarakat aman, warga tetap nyaman,” tandasnya.

Liputan: Sukandi

Komentar

Berita Terkait