oleh

Permudah Pelayanan Adminduk, Masyarakat Bisa Daftar Tanpa Datang ke Dinas

WARTA SUBANG – Pelayanan Administrasi Kependudukan Dalam Jaringan (Adminduk Daring) mendapatkan respon yang baik di masyarakat, hingga awal bulan Mei ini, lebih dari 2.000 lebih akun terdaftar di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kab. Subang.

Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kab. Subang Drs. Ahmad Fauzi menerangkan proses pengurusan Adminduk Daring merupakan proses dokumen kependudukan yang pengiriman data/berkas persyaratanya dilakukan melalui elektronik dengan berbasis web.

“Adminduk secara daring memang sudah mulai diterapkan, kalau pun masih dalam proses uji coba, artinya belum maksimal dalam pelayanan daring, kami mencoba untuk memproses pendaftaran Adminduk Daring secara bertahap, sebagian yang sudah dilakukan proses pembuatan Akta Lahir, Kartu Keluarga yang penandatangananya melalui barcode (security printing.red) juga KTP el,” ucapnya kepada Warta Kami di ruang kerjanya, Senin (04/05/20).
Dengan melihat kondisi saat ini, terang Fauzi, harus menghindari pelayanan tatap muka demi mencegah penyebaran Covid – 19. “Namun Alhamdulillah respon penduduk sudah hampir 2.000 lebih akun yang masuk untuk daftar Adminduk ke Dukcapil Kab. Subang,” jelasnya.

Program teknologi ke sistem digitalisasi merupakan program pusat sebagai upaya mempermudah dan mempercepat pelayanan Adminduk seperti pembuatan Akta Lahir, Kartu Keluarga (KK) juga KTP el. Untuk dapat mengakses pelayanan ini, masyarakat diwajibkan memiliki email pribadi atau email keluarga yang ada di dalam kartu keluarga (KK).

“Seyogyanya masyarakat wajib memiliki email sendiri minimal email keluarga (yang terdaftar di kartu keluarga.red), ini untuk mencegah hal yang tidak di-inginkan, juga untuk mempermudah dalam pelayanan kepada masyarakat dalam proses pendaftaran Adminduk daring, sehingga masyarakat tidak perlu datang ke dinas,” jelasnya.

Baca: Perubahan Signifikan Ekonomi, Dispemdes Subang Sosialisasikan PMK No. 40 dan 35

Adminduk daring ini memang tidak bisa sekaligus diterima masyarakat, sambung Fauzi, membututuhkan proses, apalagi bagi masyarakat yang tidak memiliki email dan kurang memahaminya, meski demikian, Fauzi menyarankan untuk tetap memberikan fasilitas dengan datang ke dinas sehingga bisa menggunakan email dinas.

“Kami tetap memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk menggunakan email dinas bagi masyarakat yang masih belum mempunyai email, tapi kedepannya karena ini merupakan target dari Kemendagri, program dinas kependudukan masyarakat harus mempunyai email sendiri, intinya program ini lebih memudahkan pelayanan bagi masyarakat dalam pelayanan administrasi kependudukan,” pungkasnya.

Penulis: Rudi

 

Baca Juga:

Tak Dapat Banprov, Bu Admi Minta Perhatian Pemdes Tanjungsari Timur

Komentar

Berita Terkait