oleh

Polisi Bentuk Tim Khusus Kejar Kawanan Kriminalitas

WARTA MANOKWARI – Tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) atau begal sadis yang diduga dilakukan kawanan kriminalitas, Kamis (23/4) dini hari sangat meresahkan masyarakat Manokwari.

Pasalnya, begal sadis yang dilancarkan sekelompok pelaku kriminalitas yang diduga dipimpin dua residivis itu berlangsung dalam satu malam 6 tempat kejadian di Kota Manokwari.

Aksi kelompok begal yang membawa alat tajam itu mengakibatkan para korban mengalami luka tusukan, salah satunya wartawan media online suaramandiri.com Jefri Wattimuri.

Merespon aksi kejahatan membahayakan nyawa orang itu, pihak kepolisian telah membentuk tim khusus untuk mengejar para pelaku yang telah dikantongi identitasi mereka.

Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Dr Tornagogo Sihombing,S.I.K.,M.Si mengatakan, pengejaran para pelaku yang juga pemain lama kasus begal itu menjadi atensi bagi tim khusus.

“Timsus sudah dibentuk dan sedang mengejar para pelaku tindak kejahatan pencurian dengan kekerasan, itu saya berikan atensi khusus kepada timsus untuk mengejar mereka” kata Kapolda, Brigjen Pol Tornagogo Sihombing kepada awak media usai mengikuti teleconfrence bersama Gubernur Papua Barat di Swissbell-hotel Manokwari, Jumat (24/4).

Dibeberkan Kapolda bahwa para pelaku kejahatan kriminal itu menggunakan situasi physical dan sosial distancing untuk menjalankan aksi mereka. Ada 2 orang dari kelompok itu sudah masuk dalam DPO polisi yaitu berinisial DS dan SK.

“Sudah kami deteksi dan akan kami sebarkan supaya masyarakat tahu bahwa orang yang benar-benar dikejar oleh polisi, tetap kami tindak tegas dikejar sampai kemana pun” tegas mantan Direktur Resnarkoba Polda Papua itu.

Jenderal polisi bintang satu itu menegaskan pihak mulai mengaktifkan patroli malam diatas pukul 12 malam di seluruh Papua Barat, khususnya Manokwari dan Sorong.

Patroli diatas pukul 12 malam ini lebih khusus memantau tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat Papua Barat, supaya dapat menekan angka kejahatan.

Kapolda menghimbau kepada masyarakat untuk membantu mereka berantas begal karena pelaku kejahatan tetap pelaku kejahatan sehingga jangan melindungi orang seperti itu.

Komentar

Berita Terkait